#mitosataufakta Cabai Rawit Dapat Menghentikan Serangan Jantung? - JAGAPATI.com

#mitosataufakta Cabai Rawit Dapat Menghentikan Serangan Jantung?


#mitosataufakta Cabai Rawit Dapat Menghentikan Serangan Jantung?



Cabai ditemukan sejak 9.000 tahun yang lalu, pertama kali tumbuh dan berasal dari Peru atau Meksiko. Menyebar ke Eropa lalu ke Hindia dan kembali lagi ke Eropa. Di Meksiko, di tempat asalnya cabai ditemukan  diperkirakan cabai dapat melebihi hingga 100 jenis, namun hanya ada 12 cabai yang paling terkenal. Terdiri dari cabai pedas dan cabai manis. Salah satu jenis cabai pedas ternyata sering dikonsumsi di Indonesia yaitu cabai rawit. Walaupun ukurannya kecil tetapi jangan remehkan manfaatnya. Asal tidak dimakan berlebihan sebenarnya cabai rawit dapat menghentikan serangan jantung loh! Namun, apakah pernyataan ini benar? Mari kita telusuri lebih jauh.

Cabai rawit atau cabai katur merupakan buah yang dihasilkan dari tumbuhan anggota genus Capsicum. Ukurannya lebih kecil dari cabai jenis lain namun cukup pedas dibanding cabai lainnya. Menurut penelitian dari Dr John Christopher, N. D. dan Dr Richard Schulze, N. D. cabai rawit berperan penting dan bermanfaat untuk menghentikan serangan jantung. Jika ada seseorang yang terkena serangan jantung, maka salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan campuran air dan cabai rawit. Cabai rawit kaya akan kandungan seperti Zinc, Kalsium, Selenium, Vitamin A dan Vitamin C yang juga dapat menjadi penangkal infeksi, peredaran darah tersumbat, alternatif obat pencahar dan mengatasi masalah tiroid.

Vitamin C dan bioflavonoid-nya mampu memperkuat dinding pembuluh darah vena serta mengembalikan elastisitas pembuluh darah. Dengan cabai rawit, sakit pada saat angina pectoris (angin duduk) yaitu ketika nyeri dada akibat kurangnya darah dan oksigen yang menuju jantung dan mengakibatkan otot jantung kekurangan darah bisa hilang. Capsaicin dapat dengan mudah masuk ke meridian jantung, lalu memompa darah dan nutrisi ke otot jantung.

Namun banyak masyarakat berpendapat bahwa cabai rawit berbahaya jika dijadikan pengobatan maka dari itu lebih banyak yang menggunakannya untuk bumbu masak. Sebenarnya masih banyak manfaat cabai rawit lainnya, hanya dalam porsi yang cukup dan tidak berlebihan. Karena apabila mengonsumsinya secara berlebihan maka dapat mengakibatkan asam lambung dan diare.


Berlangganan Newsletter
Dapatkan Specials, Exclusive Promo & News

Bandingkan Produk